Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 7 Pulau Taliabu diduga memotong bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) siswa sebesar Rp 400.000.
Padahal, sudah jelas dalam ketentuannya, beasiswa PIP tidak bisa dipotong sepersen pun.
Hal itu dikatakan oleh salah satu orang tua siswa penerima beasiswa PIP, yang enggan menyebutkan namanya, kepada tuturfakta, Sabtu, 8 Februari 2025.
“Tadi sudah pembagian, kami, selaku orang tua siswa diundang untuk hadir menerima. Sesuai SK, Seharusnya tiap siswa itu menerima sebanyak Rp 1.800.000, namun yang diterima hanya Rp 1.400.000. Itu artinya sudah dipotong Rp 400.000,” ungkapnya.
Dia menyebutkan, bantuan beasiswa PIP adalah bersumber dari aspirasi Anggota DPR-RI dapil Maluku Utara Irene Yosiana Robo Putri. Dengan begitu, jangan mencederai nama baik anggota DPR-RI tersebut.
“Selama ini, tidak seperti hari ini. Kalau alasan transportasi, karena kepala sekolah yang mencairkan dana itu, tidak begini prosesnya. Seharusnya rapat orang tua wali murid, lalu kami memberikan dana gotong royong. Bukan seperti ini yang main potong saja,” ungkapnya.
Orang tua murid penerima beasiswa itu bilang, akan melaporkan personal ini kepada Koordinator Irene Center Pulau Taliabu.
“Kami akan lapor atau menanyakan apakah benar mekanisme penerima beasiswa seperti ini atau tidak. Jika tidak, akan dilaporkan ke aparat penegak hukum untuk diusut,” tegasnya.
Sementara, koordinator Irene Center Pulau Taliabu, Budiman L Mayabubun saat di konfirmasi mengaku belum mengetahui informasi tersebut.
“Saya belum dapat informasi soal itu. Seharusnya penyerahan PIP itu ada kami selaku PIC pengusul. Karena ada beberapa dokumen yang harus ditanda tangan dan diterima oleh orang tua siswa, termasuk dokumentasi sebagai laporan,” ujar Budiman.
Anggota DPRD Pulau Taliabu dari fraksi PDIP itu menyebutkan, jumlah penerima PIP SMA Negeri 7 Pulau Taliabu sekitar 63 siswa.
“Kalau saya tidak salah ingat jumlahnya sekitar itu, namun, nanti saya cek kembali datanya,” katanya.
—–
Reporter: Risto Sangaji

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.