Hujan deras disertai angin kencang terus melanda Kota Tidore Kepulauan dalam beberapa hari terakhir. Menyikapi kondisi ini, Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menginstruksikan Sekretaris Daerah, Staf Ahli Wali Kota, Asisten Sekda, pimpinan OPD, camat, lurah, hingga kepala desa untuk siaga penuh dalam menghadapi potensi bencana.
Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Muhammad Sinen saat meninjau lokasi longsor di perbatasan Kecamatan Oba dan Oba Selatan pada Sabtu, 22 Maret 2025.
Pantauan tuturfakta.com, cuaca buruk juga melanda wilayah Maluku Utara sejak 21 Maret 2025 hingga 22 Maret 2025 pukul 18.00 WIT, dan hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
“Saya meminta semua pihak untuk terus memantau kondisi di setiap kelurahan dan desa, mengingat hujan dan angin kencang yang berpotensi membahayakan,” ujar Muhammad Sinen.
Ia mengingatkan bahwa dalam beberapa hari ke depan, cuaca ekstrem dapat memicu banjir, longsor, abrasi, angin kencang, hingga gelombang tinggi di perairan sekitar Tidore.
“Jika terjadi kejadian alam yang membutuhkan penanganan segera, segera laporkan melalui grup WhatsApp kelurahan, desa, serta grup WhatsApp Pemerintah Daerah agar dapat segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi, ia meminta OPD terkait seperti BPBD, DLH, PUPR, Perkimtan, Dishub, dan Satpol PP (Pemadam Kebakaran), bersama camat, lurah, dan kades untuk merespons cepat setiap kejadian menonjol di wilayah masing-masing.
“Para Asisten Sekda dan Staf Ahli Wali Kota juga harus aktif berkoordinasi serta memastikan OPD di bawah mereka bergerak cepat dalam penanganan darurat,” tambahnya.
Muhammad Sinen menegaskan bahwa semua pejabat terkait harus memastikan ponsel mereka dalam kondisi aktif dan merespons setiap informasi dengan cepat.
“Saya harap instruksi ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi memastikan keselamatan masyarakat di tengah cuaca yang tidak bersahabat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.