Masyarakat Desa Kusubibi, Bacan Barat, Halmahera Selatan, gotong royong bangun jalan dengan uang dari hasil tambang emas yang sudah dikumpulkan selama dua bulan.

Pantauan Kadera.id pada Rabu, 18 Desember 2025, jalan yang sudah terbangun berada di RT 01-RT 02 dengan panjang 200 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 10-15 sentimeter.

Jauh sebelumnya, jalan yang terbangun memang sudah bersetapak, tapi ketika banjir rob datang, airnya meluap dan memenuhi badan jalan. Imbasnya, aktivitas masyarakat hingga rumah warga ikut terdampak.

Untuk itu, masyarakat berinisiatif membangun kembali secara swadaya guna merespons meluapnya air pasang.

“Sebelumnya, ketinggian jalan cukup rendah. Kalau air laut nae badan jalan me ponong deng air,” kata Aco (29 tahun), warga Kusubibi.

“Sekarang tong tambah kase tinggi dan sudah dikerjakan sejak awal Desember. Biaya pembangunan jalan ini sepenuhnya dari hasil tambang yang sudah dikumpulkan sejak Oktober-November lalu,” tambahnya.

Warga Kusubibi gotong royong bangun jalan di RT 01-RT 02. Foto: Warga

Aco juga menuturkan, pembangunan jalan ini dikerjakan per RT setiap pekan. Anggaran yang terkumpul diperuntukkan membeli material batu, pasir dan kerikil.

“Kalau tambang ini berjalan lancar, ke depan, badan jalan di sisi barat kampung juga akan dibangun. Begitu juga dengan perbaiki jalan akan sampai ke RT03. Bahkan kalau bisa, torang akan bangun talut biar masyarakat pe rumah aman,” tambahnya.

Aco mengaku tidak tahu pemerintah lewat anggaran desa merespons banjir rob dan memprioritaskan jalan ataukah tidak.

Namun baginya, sekalipun anggaran dari hasil tambang ini terbatas, lewat swadaya bersama masyarakat, perbaikan jalan untuk mengatasi banjir rob akan berjalan dengan baik.

Mursid Muhammad, Sekretariat Desa Kusubibi mengakui, jalan yang kini dibangun secara swadaya belum diusulkan dalam pembahasan anggaran dana desa. Itulah kenapa, masyarakat gotong royong bangun jalan deng hasil tambang.

“Belum, belum dimasukkan dalam rancangan dana desa. Adapun anggaran yang direncanakan tahun mendatang diperuntukkan untuk bangun badan jalan di bawah,” katanya.

Badan jalan yang dimaksud Mursid tepat berada di sisi barat kampung, yang sudah disusun dengan material batu sejak beberapa tahun lalu.