Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tidore Kepulauan merencanakan renovasi selasar atau ruang tunggu di pelabuhan penyeberangan motor kayu Pelabuhan Rum. Renovasi ini dilakukan menyusul kerusakan atap selasar yang terlepas akibat angin kencang beberapa waktu lalu.

Kerusakan tersebut sempat mengganggu kenyamanan warga yang hendak melakukan penyeberangan dari Pelabuhan Rum menuju Ternate, terutama saat hujan dan panas.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tidore Kepulauan, Marsaid Idris, mengatakan rencana renovasi ini merupakan hasil pertemuan bersama Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, yang digelar pada 12 Januari 2026.

“Selasar itu rencananya akan ditutup seluruhnya hingga ke area pelabuhan, agar masyarakat tidak lagi merasa resah saat kondisi hujan maupun panas,” ujar Marsaid.

Ia menjelaskan, anggaran renovasi telah disiapkan sebesar Rp275 juta. Anggaran tersebut dinilai tidak terlalu besar karena pekerjaan hanya mencakup perbaikan atap serta penggantian tiang selasar.

“Kami sudah membahas gambar dan bentuk selasar yang akan direnovasi. Sekarang tinggal menunggu proses administrasi di bidang barang dan jasa,” jelasnya.

Marsaid menambahkan, saat ini Dishub Tidore masih menunggu Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Jika DPA sudah terbit, maka proses perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan segera dimulai.

“Pekerjaan ini tidak terlalu rumit. Sesuai arahan Wali Kota, kemungkinan besar proses pengerjaan sudah bisa dimulai bulan Januari ini,” katanya.

Ia berharap renovasi selasar tersebut dapat rampung sebelum bulan puasa, sehingga aktivitas penyeberangan masyarakat kembali nyaman dan aman.

“Kami ingin secepatnya dikerjakan karena kondisi ini sudah menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Mudah-mudahan sebelum puasa sudah selesai,” harapnya.