Sejumlah kawula muda Desa Loleolamo, Maba Selatan, Halmahera Timur membersihkan wisata pantai Pulau Paniki, pada Rabu 15 Januari 2025. Aksi pemuda sadar wisata ini guna memberikan kenyaman dan keindahan bagi pelancong.

Julkarnain Rajak, Ketua Komunitas Sadar Wisata mengatakan kegiatan tersebut dapat mengubah wajah pantai Pulau Paniki menjadi lebih indah dan bersih, sehingga menarik banyak peminat wisata.

“Torang selalu mengagendakan kegiatan bersih-bersih ini untuk menjaga pulau paniki terlihat indah supaya bisa menarik banyak peminat,” ujar Julkarnain.

Destinasi wisata yang disebut warga lokal Wefimye ini merupakan salah satu dari sekian destinasi wisata ini, ramai dikunjungi wisatawan saat liburan.

Tangkapan layar Pulau Tulang. Sumber: googlemaps

Lokasinya berjarak sekitar 247 kilometer dari Sofifi, Ibukota Provinsi Maluku Utara atau sekitar 6 jam perjalanan berkendara hingga ke Desa Loleolamo. Dari kampung ke Pulau Paniki menggunakan perahu katir atau ketinting.

Wisata Pulau Paniki memiliki ‘harta karun’ alami yang sampai saat ini masih terjaga. Semisal hutan sekitar pantai yang masih asri, pasir putih hingga terumbu karang yang terawat.

Fikri Hasan, Kepala Desa Loleolamo mengatakan aksi bersih pantai Pulau Paniki ini selalu dilakukan oleh orang muda setempat saat mendapat orderan kunjungan dari pemerintah, termasuk kepolisian hingga pekerja perusahaan.

“Rencana sehari dua pak bupati mau berkunjung kamari jadi torang kase bersih dan kase siap dia p fasilitas. rencana kunjungan pak bupati Jumat 17 Januari 2025,” pungkasnya.

—-

Reporter: Ramli Mohtar
Editor: Rabul Sawal