Dinas Pendidikan Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, melalui Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), menggelar pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi kepala sekolah dan guru. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan Pulau Taliabu, Selasa, 9 Juni 2026.

Damrudin Rahman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pulau Taliabu, mengatakan pelatihan tersebut diikuti oleh kepala sekolah dan guru dari satuan pendidikan penerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi.

Menurutnya, pelatihan berlangsung selama lima hari, terdiri dari empat hari pembekalan teori dan satu hari praktik langsung di sekolah.

“Pelatihan ini berlangsung selama lima hari. Empat hari digunakan untuk pembahasan materi dan teori, sedangkan satu hari lainnya untuk praktik di lapangan atau di sekolah-sekolah,” ujar Damrudin saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan pelatihan mengacu pada regulasi terbaru, yakni Permendiknas Nomor 13 Tahun 2025 dan Permendiknas Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Melalui aturan tersebut, Kementerian Pendidikan mendorong setiap satuan pendidikan untuk meningkatkan kapasitas guru dan kepala sekolah dalam menerapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam.

Damrudin menjelaskan, Pembelajaran Mendalam merupakan pendekatan yang dirancang untuk mendorong peserta didik berpikir kritis, aktif, dan mampu memahami materi pelajaran secara lebih komprehensif.

“Pendekatan ini bertujuan menstimulasi peserta didik agar mampu berpikir kritis terhadap materi yang diajarkan guru di kelas,” katanya.

Untuk memastikan penerapan metode tersebut berjalan optimal, Dinas Pendidikan Pulau Taliabu akan melakukan pemantauan secara berkala terhadap sekolah-sekolah peserta pelatihan.

“Kami akan terus memantau implementasinya di masing-masing sekolah melalui dokumentasi video maupun tautan laporan yang dikirimkan kepada dinas,” ujarnya.

Damrudin juga menegaskan, pelatihan ini juga menjadi bagian dari persiapan menyambut tahun ajaran baru. Ia berharap seluruh satuan pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMP, dapat menerapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam dalam proses belajar mengajar.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi persiapan menghadapi tahun ajaran baru. Harapan kami, seluruh satuan pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMP, sudah mulai menerapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam di sekolah masing-masing,” tandasnya.