Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Halmahera Selatan, sejak 1 hingga 6 Oktober 2026.
Mahmud Ibrahim, warga Kawasi mengatakan, kebakaran terjadi sejak Kamis sore, 1 Oktober 2026, sekitar pukul 18.00 WIT. Api menyebar di sejumlah titik, warga lalu berupaya lakukan pemadaman.
Mahmud bilang, pihak perusahaan Harita Nickel turun ke lokasi kebakaran, tapi belum menunjukan penanganan secara serius.
“Untuk lahan yang terbakar saat ini sekitar 3 sampai 5 hektare,” katanya kepada reporter Kadera.id, Selasa, 6 Oktober 2026.
Ia menceritakan, pagi tadi, ia dan sejumlah warga Kawasi lainnya kembali turun ke lokasi kebakaran dan memadamkan sisa api secara manual. Hingga kini, kondisi kebakaran di lokasi sudah mulai padam, tapi ia masih khawatir sejumlah titik api masih memicu kebakaran susulan.
Mahmud mengaku belum ketahui penyebab pasti kebakaran. Tapi, warga menduga berasal dari tempat pembuangan sampah PT Harita Nickel.
Di lokasi ini, kata dia, proses penanganan sampah ditampung lalu dibakar, dan sudah berlangsung selama setahun. Saat musim kemarau disertai angin kencang, api dari pembakaran sampah tersebut diduga menyebar hingga ke lahan kebun warga.
“Pembakaran sampah di tempat pembuangan sampah perusahaan tersebut sudah menjadi rutinitas. Karena itu kami menduga api berasal dari tempat tersebut,” ujarnya.
Sementara, Humas Harita Nickel saat dikonfirmasi secara terpisah melalui pesan singkat belum merespons hingga berita ini terbit.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.