Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Khairun (Unkhair) dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) BEM Seluruh Indonesia (SI) Kerakyatan yang akan digelar di Kota Ternate pada November 2026.

Penunjukan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Nasional (Munas) XXI BEM SI Kerakyatan yang berlangsung di Universitas Jambi (Unja) pada Senin, 27 Juli 2026.

Mustadin Togubu, Sekretaris Jenderal BEM Universitas Khairun, mengatakan kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa BEM Unkhair dinilai memiliki kapasitas untuk menyelenggarakan agenda berskala nasional dengan menghadirkan delegasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Kepercayaan ini menjadi tonggak penting bagi Universitas Khairun untuk semakin menunjukkan eksistensinya dalam gerakan mahasiswa nasional,” kata Mustadin.

Dia bilang, Rakernas BEM SI Kerakyatan di Ternate akan menjadi ruang strategis untuk memperkuat arah gerakan mahasiswa, mengukuhkan solidaritas, serta mempererat kolaborasi antarmahasiswa dari berbagai daerah dalam mengawal isu-isu kebangsaan dan kerakyatan.

Saat ini, BEM Unkhair mulai berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mempersiapkan pelaksanaan Rakernas. Persiapan dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan para peserta dapat mengikuti forum dengan nyaman.

“Amanah ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Kami akan berupaya memberikan pelayanan terbaik, menciptakan suasana yang nyaman dan aman, serta memastikan seluruh peserta dapat mengikuti Rakernas dengan baik,” ujarnya.

Mustadin berharap Rakernas BEM SI Kerakyatan di Unkhair tidak hanya menjadi forum konsolidasi nasional, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan antarmahasiswa Indonesia sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi Maluku Utara kepada para delegasi.

Karena itu, ia mengajak seluruh sivitas akademika Universitas Khairun, pemerintah daerah, dan masyarakat Maluku Utara untuk mendukung dan menyukseskan agenda nasional tersebut.

“Ini tidak hanya menjadi forum konsolidasi nasional, tetapi juga menjadi kesempatan bagi BEM Unkhair untuk memperkenalkan potensi Maluku Utara, budaya lokal, berbagai persoalan daerah, serta semangat mahasiswa Unkhair kepada seluruh delegasi,” pungkasnya.