Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate mengalokasikan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk penanganan sampah yang melekat pada Bidang Persampahan pada 2026.
Anggaran tersebut digunakan untuk membiayai upah buruh pengangkut sampah, petugas satuan tugas (satgas), penyapu jalan, serta kebutuhan onderdil kendaraan operasional pengangkutan sampah.
Asmal Lahiyaro, Kepala Bidang Persampahan DLH Kota Ternate, mengatakan terdapat 151 buruh pengangkut sampah, yang terdiri atas 54 tim satgas dan sekitar 100 petugas penyapu jalan yang berada di bawah koordinasi pihaknya.
“Gaji petugas sampah Rp2.100.000 per orang, penyapu jalan Rp2.100.000 per orang, dan satgas pembersih got Rp1.700.000 per orang,” kata Asmal.
Selain untuk membayar tenaga kebersihan, anggaran tersebut juga dialokasikan untuk pengadaan onderdil puluhan kendaraan yang digunakan dalam operasional pengangkutan sampah.
Asmal menjelaskan, pada tahun ini DLH Kota Ternate mengalami efisiensi anggaran menyusul adanya pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD). Kondisi tersebut membuat sejumlah kegiatan dan aktivitas kedinasan harus dikurangi untuk menghemat anggaran.
“Tahun lalu itu (total anggaran DLH) Rp30 miliar. Tapi sekarang tinggal Rp26 miliar. Perjalanan dinas dihilangkan dan kegiatan lainnya (dikurangi),” ungkapnya.
Dari total anggaran DLH Kota Ternate sebesar Rp26 miliar pada 2026, sekitar Rp10 miliar dialokasikan untuk Bidang Persampahan. Sementara, sekitar Rp16 miliar lainnya melekat pada bidang-bidang lain di lingkungan DLH Kota Ternate.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.