Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Mus, meninjau pelaksanaan Program Revitalisasi Sekolah yang merupakan bantuan Presiden Prabowo Subianto. Peninjauan itu sekaligus memeriksa kesiapan infrastruktur digitalisasi pembelajaran di sejumlah sekolah sasaran.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung progres perbaikan sarana pendidikan serta memastikan kesiapan fasilitas pendukung pembelajaran digital di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara.
Dalam kunjungan itu, Sashabila didampingi Wakil Bupati La Ode Yasir, Sekretaris Daerah Yosar Kardiat, Kepala Dinas Pendidikan Damruddin, Kepala Badan Kesbangpol Amrul D, Kepala Dinas Kominfo Haruna Masuku, serta Kepala Satpol PP dan Damkar Abdul Jalil.
Dari total 38 sekolah penerima manfaat program revitalisasi di Pulau Taliabu, rombongan meninjau empat sekolah sebagai sampel awal. Keempatnya yakni TK Mandiri Bobong dan TK PKK Negeri Bobong di Desa Bobong, PAUD Cahaya Negeriku di Desa Kilong, serta SMPN 3 Satu Atap Taliabu Barat di Desa Limbo.
Sashabila mengatakan, pekerjaan revitalisasi mencakup sejumlah fasilitas pendidikan, mulai dari rehabilitasi ruang kelas di Desa Limbo, pembangunan laboratorium IPA, hingga perbaikan ruang administrasi dan ruang guru.
Selain pembenahan bangunan, peninjauan juga mencakup penataan lingkungan sekolah dan fasilitas lapangan upacara. Pemerintah daerah turut memeriksa kesiapan infrastruktur yang dibutuhkan untuk mendukung penerapan digitalisasi pembelajaran.
Saat meninjau SMPN 3 Satu Atap Taliabu Barat, Sashabila meminta pihak sekolah segera membuka akses jalan baru menuju bangunan sekolah. Menurut dia, akses tersebut perlu dibenahi agar siswa dan tenaga pengajar lebih mudah menjangkau sekolah.
“Saya menginstruksikan agar pihak sekolah mengerjakan pembukaan akses jalan baru menuju SMPN 3 Satu Atap Taliabu Barat agar makin mudah dijangkau para siswa dan tenaga pengajar, karena yang lama tangganya terlalu terjal,” ujarnya, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Ia menilai, pembenahan infrastruktur pendidikan perlu berjalan beriringan dengan percepatan digitalisasi ruang kelas. Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan modern bagi anak-anak, termasuk mereka yang tinggal di wilayah kepulauan dan daerah terluar.
Atas dukungan program revitalisasi bagi 38 sekolah tersebut, Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Pulau Taliabu, kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas dukungan program revitalisasi bagi 38 sekolah di daerah kami. Bantuan ini sangat menyentuh kebutuhan mendasar anak-anak kita,” tuturnya.
Menurut Sashabila, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pemerataan kualitas pendidikan sekaligus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), terutama di wilayah kepulauan seperti Pulau Taliabu.
Ia berharap dukungan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak lembaga pendidikan yang masih kekurangan ruang belajar maupun sarana dan prasarana penunjang.
“Kami berharap dukungan dan program bantuan ini dapat terus berlanjut serta menjangkau lebih banyak lembaga pendidikan di Pulau Taliabu yang masih mengalami kekurangan ruang belajar maupun sarana dan prasarana penunjang lainnya guna mendukung kelancaran proses belajar mengajar secara optimal,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.