Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia daerah pemilihan Maluku Utara, Hasby Yusuf, mendorong Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu memperjuangkan perubahan status sejumlah ruas jalan daerah menjadi jalan nasional.
Langkah ini dinilai dapat membuka peluang dukungan pendanaan dari pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Hal tersebut disampaikan Hasby saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif bersama alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan jajaran pemerintah daerah, Minggu, 18 Oktober 2026 malam. Dialog itu digelar setelah pelantikan pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Pulau Taliabu periode 2026–2031.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Taliabu, Yosar Kardiat, sebagai narasumber.
Dalam dialog itu, Hasby menyoroti persoalan konektivitas dan kondisi infrastruktur jalan yang masih menjadi keluhan masyarakat.
“Keterbatasan kemampuan fiskal daerah menjadi tantangan dalam membiayai pembangunan maupun peningkatan kualitas jalan di Pulau Taliabu,” katanya.
Karena itu, ia menilai perubahan status sejumlah ruas jalan daerah menjadi jalan nasional perlu diperjuangkan sebagai salah satu alternatif untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur melalui dukungan pemerintah pusat.
Sebagai Sekretaris Umum Majelis Wilayah KAHMI Maluku Utara, Hasby menyatakan kesiapannya bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu untuk mengawal usulan program pembangunan ke pemerintah pusat, terutama yang berkaitan dengan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perwakilan daerah di tingkat nasional diperlukan agar kebutuhan pembangunan Pulau Taliabu mendapat perhatian dan dukungan yang memadai,” ujar Hasby.
Selain infrastruktur jalan, Hasby juga menyatakan dukungannya terhadap upaya pemerintah daerah mempercepat pembangunan bandar udara di Pulau Taliabu.
“Karena keberadaan bandara strategis untuk meningkatkan konektivitas wilayah, mempermudah mobilitas masyarakat, serta menyediakan pilihan transportasi yang lebih efektif dan efisien,” tambahnya.
Infrastruktur tersebut juga, kata dia, diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi dan memperlancar akses masyarakat ke wilayah lain.
Dukungan terhadap pembangunan jalan dan bandara itu, menurutnya, perlu diikuti dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar berbagai program strategis dapat direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat.
Dialog interaktif tersebut menjadi ruang bagi alumni HMI, pemerintah daerah, dan perwakilan daerah di tingkat nasional untuk bertukar pandangan sekaligus membahas berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Pulau Taliabu.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.