Bea Cukai Ternate kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran rokok ilegal di Maluku Utara. Sepanjang tahun berjalan, upaya intensif yang dilakukan di berbagai wilayah berhasil membuahkan hasil signifikan, dengan total 54 penindakan terhadap rokok ilegal.
Jaka Riyadi, Kepala Kantor Bea Cukai Ternate, menjelaskan, dari seluruh penindakan tersebut, pihaknya berhasil mengamankan 560.800 batang rokok ilegal dari berbagai merek, baik lokal maupun internasional.
“Estimasi nilai barang hasil penindakan mencapai Rp1,072 miliar, yang mencerminkan besarnya potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan,” ujarnya, Senin, 24 November 2025.
Ia menambahkan, capaian tahun ini menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan jumlah penindakan meningkat hingga dua kali lipat. Menurutnya, hal ini menandakan semakin intensifnya pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal di Maluku Utara.
“Kami akan terus konsisten dalam pemberantasan rokok ilegal dan berkomitmen tegas menindak peredarannya di Maluku Utara. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membeli maupun menjual rokok ilegal, serta segera melapor jika mengetahui adanya aktivitas tersebut,” tegas Jaka.
Ia menjelaskan, identifikasi rokok ilegal dapat dilakukan dengan melihat kondisi pita cukainya. Rokok dikategorikan ilegal apabila tidak dilekati pita cukai, atau dilekati pita cukai palsu, bekas, atau tidak sesuai peruntukannya. Pengetahuan ini, lanjutnya, penting bagi masyarakat dan pelaku usaha agar tidak ikut terlibat dalam peredaran rokok ilegal.
Temuan tersebut, kata Jaka, menunjukkan pentingnya kerja sama berbagai pihak dalam memerangi rokok ilegal. Bea Cukai Ternate, lanjutnya, berkomitmen terus memperkuat sinergi antarinstansi dengan dukungan masyarakat sebagai kunci keberhasilan pemberantasan rokok ilegal secara efektif di Maluku Utara.
“Bea Cukai Ternate memastikan pengawasan akan terus diperkuat demi melindungi masyarakat, menjaga penerimaan negara, serta menciptakan iklim perdagangan yang sehat di wilayah Maluku Utara,” harapnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.