Poros Muda Partai Golkar Maluku Utara mengajukan permohonan kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto, untuk mengusung calon gubernur Maluku Utara yang mendapat respons positif dari publik.

Muis Djamin, Koordinator Poros Muda Golkar Malut mengatakan bahwa respons publik dapat dilihat dari tingkat elektabilitas calon kepala daerah.

Muis mengungkapkan bahwa Sultan Tidore Husain Alting Sjah, yang merupakan hasil Rapimda Partai besutan Airlangga Hartarto, menunjukkan tren kenaikan elektabilitas yang signifikan dibandingkan dengan figur lainnya.

“Karena itu, Poros Muda Partai Golkar Malut menganggap Sultan Tidore adalah figur terbaik untuk meraih kemenangan,” ungkap Muis.

 

Muis bilang, Poros Muda Golkar Malut memohon kepada Dewan Pimpinan Pusat untuk mengusung figur yang bersih dari isu korupsi dan tidak terbelenggu masalah hukum, karena hal ini akan mempengaruhi persepsi publik.

“Poros Muda Partai Golkar Maluku Utara menilai bahwa demonstrasi oleh elemen anti-korupsi Malut di KPK RI Jakarta pada 29 Juli dan di Kejari pada 31 Juli terkait dugaan korupsi Bupati Aliong Mus dapat mempengaruhi persepsi publik dalam memilih calon pemimpin,” katanya.

Dia menambahkan bahwa hampir setiap saat publik Maluku Utara disajikan berita tentang kasus hukum mantan Gubernur, yang membentuk persepsi bahwa Gubernur ke depan harus pro-rakyat dan bebas dari isu korupsi.

“Kami khawatir karena publik Maluku Utara membutuhkan figur yang bersih dan tidak terbelenggu masalah masa lalu. Latar belakang calon merupakan indikator penting yang mempengaruhi pilihan politik pemilih di pilkada. Isu korupsi dapat digunakan untuk melemahkan konsolidasi pemenangan Partai Golkar,” ucapnya.

Untuk itu, Poros Muda Golkar Malut memohon kepada DPP untuk mengusung Sultan Tidore Husain Alting Sjah sebagai calon gubernur, yang elektabilitasnya terus meningkat dan jauh dari isu korupsi.

“Dengan demikian, Partai Golkar diharapkan tidak menunda kemenangan di Pilgub Malut 2024. Namun, sebagai kader Partai Golkar, kami menghormati keputusan Dewan Pimpinan Pusat yang akan datang,” pungkasnya. (TF)