Pantai Wisata Doe-Doe di Kelurahan Guraping, Kota Tidore Kepulauan, kembali menjadi pusat kemeriahan lewat penyelenggaraan Festival Doe-Doe Guraping.

Festival ke-5 yang akan berlangsung pada tanggal 10 hingga 13 Desember 2025 ini tak sekadar ajang hiburan, tapi juga sebagai ruang bagi masyarakat untuk merayakan seni, tradisi, dan kreativitas khas pesisir Tidore Kepulauan.

Festival tahun ini menyuguhkan berbagai kegiatan meriah yang menonjolkan kekayaan budaya dan semangat komunitas. Mulai dari lomba mancing, tarian kreasi, fun run 5K, talk show ekonomi kreatif dari Gekrafs Tidore, hingga makan popeda gratis, dan bazar UMKM yang menjadi favorit pengunjung.

Semua rangkaian tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang hangat, inklusif, dan dekat dengan kehidupan masyarakat.

Sebelum festival resmi dibuka, masyarakat Guraping lebih dulu melaksanakan ritual adat sogoroho gam dan ratib taji besi, dua tradisi sakral yang menjaga keterhubungan warga dengan akar budaya leluhur mereka.

Dalam sambutan pembukaannya, Wali Kota Tidore Kepulauan yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan, Abdul Hakim Adjam, menyampaikan apresiasi atas kreativitas pemuda dan masyarakat Guraping dalam menghadirkan festival yang terus bertumbuh dan semakin kaya warna.

Ia menegaskan, Festival Doe-Doe bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan wadah kolektif untuk melestarikan budaya sekaligus memperkenalkan keindahan keragaman Tidore kepada publik yang lebih luas. Keberhasilan festival ini tak lepas dari kolaborasi erat antara masyarakat, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, serta Kesultanan Tidore.

Ketua panitia festival, Riyad A. Syamsudin, menyampaikan Festival Doe-Doe terus berupaya memberikan ruang bagi pelaku seni, kreator lokal, UMKM, dan masyarakat umum untuk berpartisipasi dan menampilkan karya terbaik mereka. Puncak kemeriahan festival akan ditutup dengan hiburan rakyat featuring artis asal Indonesia Timur.

Dengan rangkaian acara yang penuh energi dan nuansa budaya yang kuat, Festival Doe-Doe Guraping semakin menegaskan dirinya sebagai salah satu festival pesisir paling berwarna di Maluku Utara—tempat masyarakat berkumpul, merayakan identitas, dan menjaga tradisi tetap hidup dari generasi ke generasi.