Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas II Sultan Babullah Ternate memprediksi cuaca ekstrem seperti hujan sedang-lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi bakal melanda sejumlah wilayah Maluku Utara selama tiga hari ke depan, sejak 15 hingga 18 April 2026.
Justia Galensong, Prakirawan BMKG Kelas II Sultan Babullah Ternate, mengatakan pihaknya memperingatkan status waspada peringatan dini untuk sejumlah daerah di Maluku Utara. Menurutnya, pada 15-17 April 2026, hujan sedang hingga lebat bakal melanda Ternate, Tidore, Oba, Wasile, Maba, Patani, Gebe, Mangoli, Taliabu, Kayoa, Kasiruta, dan Gane
“Umumnya kondisi cuaca cerah berawan dengan potensi hujan sedang – lebat untuk tiga hari di wilayah tersebut,” katanya kepada reporter Kadera.id saat dikonfirmasi, Rabu, 15 April 2026.
Selain itu, lanjutnya, selama tiga hari tersebut, juga bakal terjadi pergeseran angin kencang perkiraan 5-20 knot dari arah barat hingga utara Indonesia. Lalu untuk pergeseran angin dari arah selatan hingga barat berkisar 5-20 knot. Kondisi tersebut beresiko bagi keselamatan pelayaran
Selain itu, gelombang tinggi berkisar 1,25-2,5 meter pun bakal melanda sejumlah daerah di Maluku Utara. Seperti di perairan barat lau, barat daya, laut timur, hingga perairan tenggara Morotai. Kemudian, perairan Kepulauan Loloda, Gebe, Timur Kepulauan Halmahera, dan perairan Batang Dua.
“Utamakan keselamatan, hati-hati bagi perahu nelayan saat berlayar apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter. Termasuk seperti kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter,” ungkapnya.
Ia menghimbau masyarakat agar terus mengamati informasi yang BMKG terkait perkembangan cuaca dan tinggi gelombang di Wilayah Maluku Utara. “Ini untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.