Pembangunan konstruksi dinding penahan tanah (DPT) pasca longsor di ruas jalan nasional depan Benteng Kota Janji, Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, mulai dikerjakan.
Proyek yang ditangani Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara bersama kontraktor CV Persada Manunggal itu menelan anggaran sebesar Rp1.029.271.000.
Longsor yang terjadi pada Juni 2025 lalu sempat mengganggu kondisi jalan di kawasan tersebut sehingga diperlukan pembangunan DPT untuk memperkuat struktur tebing dan mencegah longsor susulan.
Asgar, Pengawas proyek BPJN Maluku Utara, mengatakan pekerjaan dimulai pada 12 Juni 2026 dan ditargetkan rampung pada 30 Desember 2026.
Saat ini, kata dia, pekerjaan masih berada pada tahap penggalian tanah dengan progres mencapai sekitar 15 persen. Setelah penggalian selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pembangunan dinding penahan tanah.
“Progres pekan kemarin sekitar 15 persen. Nanti Jumat pekan ini baru kami lihat lagi perkembangan progresnya,” kata Asgar kepada reporter Kadera.id saat ditemui di lokasi proyek, Senin, 13 Juli 2026.
Asgar menjelaskan, selama proses pengerjaan, arus lalu lintas tidak ditutup sepenuhnya. Satu lajur masih dapat dilalui kendaraan, terutama mobil tangki Pertamina, sehingga akses menuju kawasan tersebut tetap terbuka.
Meski demikian, ia mengakui aktivitas proyek menyebabkan arus lalu lintas sedikit terganggu. Karena itu, BPJN meminta masyarakat bersabar hingga pekerjaan selesai.
“Masyarakat bersabar dulu. Mohon maaf jika ruas jalan ini sedikit terganggu. Mudah-mudahan satu sampai dua bulan ke depan pekerjaan utamanya sudah selesai,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.