Bupati Pulau Taliabu, Maluku Utara, Sashabila Widya L. Mus mengukuhkan 71 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pulau Taliabu Tahun 2026. Pengukuhan berlangsung di Gedung Hemungsia Sia Dufu, Sabtu malam, 15 Agustus 2026.
Pengukuhan tersebut dihadiri Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli bupati, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, pelatih, pembina, pendamping, panitia Paskibraka, serta orang tua dan keluarga anggota Paskibraka.
Dalam sambutannya, Sashabila menegaskan bahwa pengukuhan Paskibraka bukan sekadar seremoni. Di balik pengukuhan tersebut terdapat kepercayaan, tanggung jawab, disiplin, perjuangan, dan pengabdian yang harus dijalankan oleh setiap anggota Paskibraka.
“Kepada anak-anak Paskibraka, hari ini kalian telah menerima amanah sebagai bagian dari generasi muda pilihan yang akan mengemban tugas penting dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Sashabila.
Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berdiri tegap, berjalan dalam barisan, atau melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih dengan sempurna.
Lebih dari itu, Paskibraka merupakan wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, tanggung jawab, nasionalisme, serta semangat persatuan dan kesatuan.
“Kalian adalah representasi generasi muda Kabupaten Pulau Taliabu. Oleh karena itu, saya berharap nilai-nilai yang kalian peroleh selama menjalani proses pelatihan tidak berhenti pada saat tugas pengibaran bendera selesai,” ujarnya.
Ia meminta para anggota Paskibraka membawa semangat disiplin, kerja keras, kebersamaan, dan pantang menyerah dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pendidikan, keluarga maupun masyarakat.
Sashabila juga mengingatkan bahwa bendera Merah Putih bukan sekadar kain, melainkan simbol kehormatan bangsa, perjuangan, dan persatuan seluruh rakyat Indonesia.
“Ketika kalian mengibarkan Sang Merah Putih, kibarkanlah dengan penuh kebanggaan dan rasa cinta kepada bangsa dan negara. Ingatlah bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini diperoleh melalui perjuangan dan pengorbanan yang tidak sedikit,” tegasnya.
Karena itu, kata dia, tugas generasi muda bukan hanya mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga melanjutkan perjuangan tersebut melalui prestasi, pendidikan, pengabdian, dan karya nyata.
Pada kesempatan itu, Sashabila turut menyampaikan apresiasi kepada para orang tua anggota Paskibraka. Menurutnya, keberhasilan anak-anak mereka hingga sampai pada tahap tersebut tidak terlepas dari doa, dukungan, pendidikan, dan pengorbanan orang tua.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pelatih, pembina, pendamping, panitia, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan Paskibraka Kabupaten Pulau Taliabu Tahun 2026.
Sashabila menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu akan terus memberikan ruang dan kesempatan kepada generasi muda untuk berkembang, berprestasi, serta mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
“Kita membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara karakter. Generasi muda yang memiliki integritas, mampu bekerja sama, menghargai perbedaan, serta memiliki kepedulian terhadap daerah dan bangsanya,” katanya.
Ia berpesan kepada seluruh anggota Paskibraka untuk menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, sekolah, dan Kabupaten Pulau Taliabu. Selain itu, mereka diminta menjaga kekompakan dan persaudaraan, serta tetap disiplin dan bertanggung jawab.
“Yang paling penting, jadilah teladan bagi generasi muda lainnya. Saya percaya bahwa kalian mampu melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujar Sashabila.
Menutup sambutannya, Bupati Pulau Taliabu itu mengucapkan selamat kepada seluruh anggota Paskibraka Tahun 2026 yang telah dikukuhkan. Ia berharap seluruh anggota Paskibraka senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan perlindungan dalam menjalankan tugas.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.