Indeks Nilai Tukar Nelayan atau NTN Maluku Utara per September 2025, sebesar 99,65. Nilai ini merupakan yang terendah dalam tiga tahun terakhir. Jika dibandingkan dengan NTN September 2023, nilai indeks 2025 tersebut anjlok sekitar 4,36 persen.

NTN menggambarkan tingkat kesejahteraan relatif rumah tangga nelayan dari waktu ke waktu. Ia merupakan perbandingan antara Indeks Harga yang Diterima Nelayan dari hasil kegiatan perikanan dan Indeks Harga yang Dibayar Nelayan untuk konsumsi rumah tangga dan biaya produksi.

Mengambil contoh per bulan September. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP, kadera.id menganalisa korelasi antara indeks harga yang dibayar dan indeks harga yang diterima, dengan NTN.

Dari analisis terpisah tersebut, nilai yang dihasilkan antara NTN dengan harga yang dibayar mencapai -0,987. Ini mengindikasikan, semakin tinggi pengeluaran rumah tangga nelayan untuk konsumsi dan produksi kegiatan perikanan, maka semakin menekan tingkat kesejahteraan relatifnya.

Sementara, antara harga yang diterima dengan NTN menghasilkan -0,848. Sama seperti sebelumnya, indeks yang diterima nelayan pun memiliki korelasi negatif sangat kuat.

Per Agustus 2026, NTN Maluku Utara berada di kisaran 104,9. Angka ini naik sekitar 3,49 persen dibandingkan Agustus 2025. Dengan Indeks Harga yang Dibayar 126 poin, dan Indeks Harga yang Diterima 132,19 poin.