Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban daerah menyusul perkembangan konflik di wilayah Halmahera Utara dan Halmahera Tengah.

Imbauan bernomor 300/189/01/2026 tersebut merupakan langkah antisipatif Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dalam menjaga stabilitas keamanan di Maluku Utara, khususnya di Kota Tidore Kepulauan.

“Saya mengajak masyarakat Kota Tidore Kepulauan untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, termasuk hoaks yang beredar, baik secara langsung maupun melalui media sosial,” ujarnya, Jumat, 3 Maret 2026.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta mempererat tali silaturahmi tanpa membedakan suku, agama, ras, dan golongan.

Selain itu, warga diminta tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi karena berpotensi menimbulkan keresahan dan memicu konflik.

“Masyarakat juga diharapkan mempercayakan penanganan situasi kepada pemerintah dan aparat keamanan guna meredam kondisi di Halmahera Tengah,” katanya.

Ia juga minta masyarakat meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan hal-hal mencurigakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Melalui imbauan ini, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga kondusivitas daerah demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan harmonis.