Sebuah perahu yang ditumpangi empat orang terbalik di perairan Dufa-Dufa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, pada Minggu pagi, 13 September 2026 sekitar pukul 9.00 WIT.
Dalam peristiwa tersebut, Mudafar M. Kadir (44) meninggal dunia, dan Muhammad Affan (6) hilang tenggelam dan masih dicari tim SAR Gabungan. Sementara, Zaib Abdullah (10) dan Ibrahim (8) ditanyakan selamat.
Menurut keterangan warga, peristiwa tersebut bermula ketika Mudafar M. Kadir hendak memancing ikan seperti biasa saban hari ia lakukan.
Namun, kali ini ia mengajak anak-anak kecil. Sekitar pukul 11.00 WIT, kondisi cuaca memburuk, angin kencang disertai gelombang. Akibatnya, perahu yang mereka tumpangi tenggelam. Warga yang berada di lokasi, menyaksikan kejadian itu, langsung berlari dan berteriak minta pertolongan.
“Orang tua-tua (Mudafar) ini kan dia bantu anak-anak ini. Mangkali anak bagantong kong so tara poha dia tenggelam ulang,” kata salah satu warga Dufa-Dufa yang enggan disebut namanya saat diwawancarai di lokasi, pada Minggu, 13 September 2026.
Sementara Iwan Ramdani, Kepala Basarnas Kota Ternate mengatakan, tim SAR Gabungan telah berupaya melakukan pencarian. Namun, Muhammad Affan (6) hingga kini belum berhasil ditemukan.
“Angin kencang dan gelombang tinggi jadi tantangan dan kendala pencarian,” katanya.
Ia bilang, saat ini pihaknya terus berupaya mencari korban dengan membagi tiga sektor pencarian. Tim SAR Gabungan melakukan penyelaman sedalam 8-10 meter ke di bawah laut.
“Kalau hari ini tidak ditemukan tentu sesuai dengan SOP, kita akan mencari sampai dengan tujuh hari ke depan,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.