Seekor ikan paus sperma (Physeter macrocephalus) sepanjang sekitar 8 meter lebih ditemukan terdampar dalam keadaan membusuk di Pantai Afe Taduma, Kecamatan Pulau Ternate, pada Selasa pagi, 8 September 2026.

Yeni (48), warga Afe Taduma, mengatakan bangkai paus sperma ditemukan saat salah satu warga berjalan kaki hendak ke kebun melintas di sekitar pantai. Setelah mendapat informasi, Yani lalu ke pantai sekitar pukul 7.30 WIT.

“Ini baru pertama terjadi. Baru satu kali ada penemuan paus sini. Ini kayaknya so lama (paus sperma mati), tapi baru dapa tahu,” katanya kepada reporter Kadera.id saat ditemui di pantai Afe Taduma, Selasa, 8 September 2026.

Menurutnya, paus sperma tersebut sudah mati beberapa hari yang lalu. Namun, baru ditemukan terdampak oleh warga setempat.

Yani meminta Pemerintah Kota Ternate segera menangani bangkai paus tersebut sehingga tidak menggangu kenyamanan warga setempat karena bau busuk sudah mengubah.

“Harapannya harus secepatnya ditangani. Antisipasi. Ini karena angin kabawa (arah timur). Kalau dapa angin ka atas (arah barat), semua bau akan sampe ke kampung,” ucapnya.

Sementara, Nandi Naser, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Ternate mengatakan, penemuan bangkai paus sudah beberapa kali terjadi, salah satunya di Kelurahan Takome pada 2012 lalu. Hal ini karena di bagian selatan Pulau Ternate merupakan area lautan lepas.

Meski begitu, ia belum mengetahui jelas penyebab dari kematian paus dan ditemukan terdampar di pesisir pantai tersebut. Menurutnya, kecil kemungkinan disebabkan suhu dan kondisi cuaca saat ini.

“Segala hal yang terjadi di laut lepas kita tidak bisa meraba-raba penyebabnya. Mungkin sudah saatnya mati dengan kondisi berbagai macam situasi,” katanya.

Ia mengakui, adanya keterlambatan penanganan karena informasi baru dilaporkan warga, sementara paus sperma tersebut diperkirakan sudah mati selama hampir sepekan. Meski begitu, pihaknya bakal melakukan langkah penanganan bangkai paus.

“Memang sedikit ada keterlambatan temuan ini. Masyarakat baru saja temukan tadi pagi. Hari ini juga kita akan evakuasi dan kubur,” pungkasnya.