Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun Ternate menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah mahasiswa dan pengurus organisasi kemahasiswaan, Rabu, 22 April 2026.

Rapat tersebut turut melibatkan Wakil Dekan I dan II yang baru dilantik pada 21 April 2026, serta dihadiri jajaran Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan seluruh Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) di lingkungan FIB.

Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan visi dan misi fakultas dengan program kerja organisasi mahasiswa, sekaligus menyesuaikannya dengan kalender akademik yang berlaku.

Jainul Yusuf, Wakil Dekan III FIB, menegaskan pentingnya revitalisasi peran mahasiswa, tidak hanya sebagai agen perubahan, tetapi juga sebagai mitra strategis fakultas dalam mencapai indikator kinerja utama.

“Pintu dekanat selalu terbuka. Kita bukan sekadar atasan dan bawahan secara birokrasi, melainkan rekan kolaborasi demi meningkatkan prestasi mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, terdapat sejumlah poin utama yang menjadi fokus bersama. Pertama, peningkatan prestasi kompetisi melalui dukungan pendanaan dan pendampingan bagi mahasiswa yang mengikuti ajang seperti PKM, Pilmapres, dan berbagai lomba bergengsi lainnya.

Kedua, penguatan kerja sama eksternal dengan mendorong keterlibatan mahasiswa dalam program magang dan kolaborasi bersama mitra industri yang telah bekerja sama dengan fakultas.

Ketiga, penguatan database alumni. Himpunan mahasiswa didorong untuk lebih aktif mendata lulusan guna memperkuat jejaring karier bagi mahasiswa aktif. Selain itu, fakultas juga akan mengadakan forum diskusi dan bedah buku yang melibatkan karya dosen dan mahasiswa.

“Pada bulan Mei dijadwalkan bedah dua buku, masing-masing karya dosen Ilmu Sejarah dan mahasiswa Sastra Inggris. Bulan berikutnya akan dilanjutkan oleh program studi lain,” jelas Jainul.

Rapat juga diisi dengan sesi dengar pendapat, di mana perwakilan BEM dan HMJ menyampaikan berbagai aspirasi dan kendala yang dihadapi di lapangan.

Arya Fitra, Ketua BEM FIB, berharap komunikasi dua arah antara mahasiswa dan pimpinan fakultas dapat terus terjaga secara konsisten.

“Kami berharap kebutuhan mahasiswa, baik di HMJ maupun UKM, dapat dijembatani dengan baik sehingga ruang berekspresi semakin terbuka,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya perhatian terhadap fasilitas penunjang kegiatan mahasiswa, seperti sekretariat BEM, HMJ, dan UKM, serta ruang teater untuk pementasan seni dan budaya. Selain itu, pelatihan jurnalistik dan pembuatan film juga diharapkan menjadi bagian dari pengembangan kapasitas mahasiswa ke depan.

Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan sinergi antara fakultas dan organisasi mahasiswa semakin kuat dalam mendorong prestasi serta pengembangan potensi mahasiswa FIB Universitas Khairun.