Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mulai melaksanakan Asesmen Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) di tingkat desa. Kegiatan tahap pertama digelar di sejumlah desa di Kecamatan Lede, Rabu, 29 Juli 2026.
Asesmen dilakukan dengan mendatangi langsung warga penyandang disabilitas di desa-desa sebagai bagian dari upaya memastikan data kesejahteraan sosial yang dihimpun benar-benar akurat, sesuai kondisi lapangan, dan menjadi dasar penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Penguatan Kapasitas Operator SIKS-NG bagi operator desa se-Kabupaten Pulau Taliabu yang sebelumnya digelar di Aula Kantor Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat, Selasa, 28 Juli 2026.
Kuraisia Marsaoly, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pulau Taliabu, mengatakan asesmen ATENSI bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan data kesejahteraan sosial melalui pendampingan langsung kepada operator di lapangan.
“Melalui asesmen ATENSI bersama operator sosial desa, kami ingin memastikan pengelolaan data kesejahteraan sosial semakin akurat, terpadu, dan tepat sasaran sehingga mampu mendukung pelaksanaan berbagai program perlindungan sosial pemerintah,” kata Kuraisia.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan data kesejahteraan sosial di tingkat desa.
Ia menjelaskan, para operator diharapkan semakin memahami mekanisme pendataan, verifikasi, validasi, hingga pemutakhiran data sesuai ketentuan yang berlaku.
“Data yang berkualitas menjadi fondasi utama bagi pemerintah dalam menyalurkan berbagai program bantuan sosial kepada masyarakat yang benar-benar berhak menerimanya,” ujarnya.
Dinsos Pulau Taliabu berharap seluruh operator SIKS-NG mampu menghasilkan data kesejahteraan sosial yang akurat, mutakhir, dan berkelanjutan. Dengan demikian, proses pendataan dapat dilakukan secara profesional, akuntabel, dan berintegritas sehingga setiap kebijakan maupun program perlindungan sosial benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Sebagai informasi, pembukaan Bimtek dan sosialisasi sebelumnya turut dihadiri Wakil Bupati Pulau Taliabu La Ode Yasir, Ketua TP PKK Surati Kene, Kepala Dinas Sosial Kuraisia Marsaoly, perwakilan Kementerian Sosial melalui Sentra Nipotowe Palu, para kepala desa, serta operator SIKS-NG dari seluruh Kabupaten Pulau Taliabu.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.