Halmahera Wildlife Photography (HWP) kembali menggelar Sekolah Alam Takome di Pulo Tareba, Kelurahan Takome, Kecamatan Ternate Barat, pada Minggu, 13 September 2026. Kegiatan ini sebagai aksi sahabat alam untuk melestarikan keanekaragaman hayati (Kehati) di kawasan Wallacea.

Dalam kegiatan ini HWP berkolaborasi dengan mahasiswa KKN IAIN Kota Ternate, Komunitas Langkah Berbagi (K-LAB), dan Komunitas Pulo Tareba.

Dewi Ayu Anindita, Ketua Halmahera Wildlife Photography (HWP) mengatakan, kegiatan sekolah alam sebagai bagian dari proyek Konservasi Endemik Berbasis Tapak: Aksi Komunitas di Kelurahan Takome, Kota Ternate.

Ia bilang, peserta kegiatan dikhususkan untuk anak-anak, siswa sekolah dasar dan menengah sebagai agen perubahan di Kelurahan Takome.

“Pendekatan edukasinya menggunakan experiential learning untuk membangun ikatan emosional dan etika lingkungan sejak dini sebagai agen perubahan,” katanya kepada reporter Kadera.id, Minggu, 13 September 2026.

Dewi menjelaskan, tujuan kegiatan sahabat alam tersebut untuk mendorong partisipasi aktif dan menumbuhkan rasa empati generasi muda, khusunya siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama terhadap satwa endemik Wallacea di Takome.

Selain itu, lanjutnya, para siswa juga diberikan edukasi, pemahaman, pengalaman menyenangkan langsung dengan mengamati flora dan fauna di alam terbuka. Termasuk mengenalkan potensi wisata lokal Pulo Tareba.

“Sekolah alam juga menjadi wadah ekspresi kreatif anak-anak, siswa sekolah dasar dan menengah dalam mengampanyekan pesan konservasi melalui karya seni dan media edukatif,” katanya.

Ia berharap, setelah kegiatan usai, para siswa dapat berpartisipasi dalam melindungi, melestarikan keanekaragaman hayati di lingkungan mereka.

“Semoga partisipasi anak-anak, siswa sekolah dasar dan menengah di Kecamatan Ternate Barat, terkhususnya di Kelurahan Takome dalam melindungi dan melestarikan keanekaragaman hayati semakin bertambah,” pungkasnya.